JEMBER – Menjelang digelarnya Pameran Seni Rupa “Bahasa Rupa” pada 22 hingga 28 November 2025, panitia pelaksana yang terdiri dari gabungan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Seni Budaya SMA Provinsi Jawa Timur dan MGMP Kabupaten Jember semakin mengintensifkan koordinasi. Pameran yang berlokasi di Gedung Jember Nusantara ini dipastikan akan siap tepat waktu berkat sinergi lintas pihak.
Konsolidasi Panitia: Dari Daring Menuju Rapat Luring Penentuan
Tahap persiapan pameran ini telah dimulai dengan pembentukan struktur panitia yang melibatkan guru-guru seni budaya terbaik di Jember. Konsolidasi diawali dengan rapat daring untuk menetapkan kerangka konsep, penentuan tim kurator, dan penggalangan dana awal.
Pada fase krusial ini, rapat luring terpusat di Jember dilakukan untuk penentuan teknis.
“Rapat luring terakhir ini sangat menentukan. Kami mematangkan layout penataan karya di Gedung Jember Nusantara, jalur pengunjung, dan sistem pencahayaan. Target kami adalah menciptakan suasana galeri yang representatif untuk mengapresiasi karya para guru, seniman, dan pensiunan,” ujar salah satu perwakilan panitia dari MGMP Jember.
Sinergi Dukungan Logistik dan Sponsor
Keberhasilan pameran ini sangat bergantung pada dukungan logistik dan kolaborasi lintas sektor. Panitia kini aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak sponsor dan mitra kerja untuk memastikan seluruh kebutuhan sarana dan prasarana terpenuhi, mulai dari panel display karya hingga sistem keamanan di lokasi pameran (Jalan PB. Sudirman No. 13 Jember, sebelah utara Alun-alun).
Keterlibatan aktif MGMP Provinsi Jawa Timur memastikan standar kualitas pameran terjaga, sementara MGMP Jember fokus pada aspek teknis di lapangan. Kerja sama ini menjadi bukti komitmen komunitas guru seni dalam memajukan iklim seni rupa di wilayah Jawa Timur.
Pameran “Bahasa Rupa” diharapkan tidak hanya menjadi etalase karya, tetapi juga momentum penting untuk meningkatkan gairah berkarya dan apresiasi seni di kalangan masyarakat luas.
“Saat ini kami sedang menantikan selesainya proses kurasi karya yang telah masuk, dan paralel dengan itu, tim perlengkapan mulai menata ruang pamer. Kami optimis ‘Bahasa Rupa’ akan menjadi penutup tahun yang indah bagi kancah seni di Jember,” tutupnya. (myp/red)


